Sabtu 31 Juli 2010


Wajar 12 Tahun Perlu Payung Hukum

Senin, 21 Desember 2009 - 18:57:22 WIB
PEKANBARU - Pemerintah Indonesia tahun ini telah mencanang program Wajib Belajar (Wajar) 12 tahun sebagai lanjutan dari Wajar Pendidikan Dasar (Dikdas) 9 tahun. Untuk mengimplementasikan program ini di daerah, perlu adanya payung hukum dalam bentuk Peraturan Daerah (Perda).

Demikian dikatakan Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Riau, Prof Dr Ir Irwan Effendi MSi saat membuka sosialisasi pembuatan Perda wajar 12 tahun, Senin (21/12) di Hotel Mutiara, Pekanbaru. Menurutnya, penyusunan Perda di bidang pendidikan ini sejalan dengan rekomendasi masterplan pendidikan dasar dan menengah yang telah disusun.

"Kerangka kerja pembenahan sistem perangkat hukum pendidikan yang memiliki kekuatan hukum yang kuat sehingga pegangan dan acuan pembangunan pendidikan memiliki arah yang jelas. Khususnya dalam hal penuntasan Wajar 12 tahun," ujar Irwan.

Sementara itu, PLt Kabid Pendidikan Menengah dan Tinggi (Dikmenti) Disdik Riau, Drs Kamsol mengatakan pada prinsipnya Riau siap mengimplementasikan program Wajar 12 tahun. Kesiapan itu dilakukan lewat menyiapkan sarana dan prasarana pendidikan khususnya pada pendidikan menengah. "Kita siap melaksanakan program nasional ini. Berupaya untuk memenuhi sarana dan prasarana pendidikan khususnya tingkat pendidikan menengah," tutur Kamsol.

Kamsol mengaku optimis program nasional ini dapat dilaksanakan secara maksimal di Riau. Apalagi saat ini Angka Partisipasi Murni (APM) pendidikan menengah sudah tergolong tinggi, mencapai 70 persen. Dengan capaian tersebut, diprediksikan paling lama lima tahun, APM pendidikan menengah sudah bisa mencapai 100 persen.

Sosialisasi pembuatan Perda Wajar diikuti 60 peserta dari unsur Dinas Pendidikan kabupaten/kota, DPRD bidang pendidikan kabupaten/kota, Bappeda kabupaten/kota dan akademisi. Kegiatan diselenggarakan hingga 23 Desember esok. (sri lestari)

Berita Terkait
Dibaca: 161 kali - 0 Komentar :


Isi Komentar : Security Code:
Nama :
Website :
Komentar


Index Berita
    Index