Daratan Alami PergeseranPotensi Abrasi Wilayah Panipahan TinggiSenin, 21 Desember 2009 - 20:21:52 WIBPANIPAHAN - Potensi abrasi yang terjadi di sejumlah wilayah Panipahan, Kecamatan Pasir Limau Kapas dinilai sangat tinggi. Bencana alam yang melanda di daerah pesisir laut Rohil yang berbatasan dengan Selat Malaka tersebut telah menghancurkan sedikitnya tiga meter daratan pertahun.
"Rata-rata daratan yang mengalami pergeseran akibat abrasi mencapai tiga meter pertahun. Kini pergeseran diperkirakan sudah mencapai kiloan meter. Tingginya gelombang laut yang mencapai tiga meteran didaerah pesisir dianggap penyebab terjadinya abrasi," terang Camat Pasir Limau Kapas, H Poniran Arub SH MH kepada Metro Riau, Senin (21/12).
Abrasi yang terjadi di wilayah Pasir Limau Kapas, lanjut Poniran setidaknya terfokus di tiga daerah pesisir yang ada. Diantaranya pesisir laut Panipahan Teluk Pulai, Panipahan Laut dan Panipahan Daratan. Puncak fenomena alam gelombang laut tertinggi justru terjadi pada awal dan akhir tahun.
"Jika dalam kesehariannya gelombang laut hanya di kisaran 0,5 - 1 meter, pada bulan Desember dan Januari nanti di perkirakan 2,5 - 3 meter yang jangkaunya mencapai bibir pesisir darata," sebutnya.
Di tingkat pemerintahan kabupaten sendiri, kata Mantan Kabag Humas Sekdakab Rohil ini, sudah diprogramkan turap untuk sejumlah titik pesisir laut di Panipahan. Program tersebut dialokasikan pada tahun 2009, namun berapa jauh program tersebut semua di handle pihak Bappeda. Termasuk rencana program 2010 yang dialokasikan dari dana APBD provinsi. (agus andriansyah)
Berita Terkait
Dibaca: 288 kali - 0 Komentar :
Isi Komentar :