Sumatera, Pulau Masa DepanSenin, 21 Desember 2009 - 22:37:06 WIBKAMPAR - Sumber daya alam dan pertumbuhan ekonomi masyarakat di Pulau Sumatera semakin menjanjikan. Sumatera bisa menjadi pulau masa depan Indonesia. "Kalau gubernur di Sumatera ini mampu mewujudkan program pembangunan bersama, maka Sumatera akan menjadi pulau masa depan," kata Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi dalam rapat Gubernur se-Sumatera di Hotel Labersa, Kampar, Riau, Senin (21/12).
Untuk itu, para gubernur diminta memperbaiki segala infrastruktur di Sumatera. Gubernur Riau, Rusli Zainal menambahkan, pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Sumatera tanpa minyak dan gas (Migas) pada 2008 sebesar 6,18 persen dan di atas PDRB 33 provinsi yang hanya 5,96 persen.
Sumatera juga memiliki komoditas Migas, batu bara dan perkebunan. Sumatera memiliki 4,9 juta hektar perkebunan kelapa sawit atau 70 persen perkebunan kelapa sawit nasional. Perkebunan karet pun ada 2,58 juta hektar atau 74,37 persen dari perkebunan kelapa sawit nasional.
"Semua potensi itu ada di Sumatera. Karenanya tidak salah bila masa mendatang Sumatera menjadi pulau masa depan nasional," kata Rusli dilansir detikcom.
Mendagri meminta, pemerintah provinsi dan kabupaten/kota di Sumatera menjalankan Sumatera Promotion Center (SPC) di Batam, Kepulauan Riau. Menurutnya, selama ini media promosi Pulau Sumatera yang dibentuk forum Gubernur se-Sumatera itu belum berjalan optimal.
"Setelah pertemuan gubernur ini, saya berharap daerah-daerah di Sumatera tidak lagi berjalan sendiri untuk melakukan promosi ke luar negeri. Manfaatkanlah Sumatera Promotion Center yang kita bentuk di Batam itu, sehingga semua pembangunan di Sumatera ini bisa bersinergi," ungkap mantan Gubernur Sumatera Barat itu.
Lebih lanjut dikatakan Mendagri, sebenarnya program-program promosi investasi yang ada di SPC cukup strategis. Tetapi sejak dibentuk tidak berjalan sesuai harapan. "Ini membutuhkan komitmen para gubernur. Kemajuan pembangunan di Sumatera ini harus bersinergi, jangan berjalan sendiri-sendiri," katanya.
Mendagri juga berharap provinsi-provinsi di Sumatera mampu menjadi cluster dan leading sektor pembangunan nasional. "Dengan modal besar yang dimiliki oleh masing-masing provinsi, saya yakin Sumatera mampu menjadi cluster pembangunan nasional. Sumatera jangan menjadi pulau masa lalu," jelasnya.
Oleh karena itu, katanya, program-program yang telah disusun oleh para gubernur selama ini perlu segera direalisasikan. Seperti pembangunan jalan tol Sumatera, Sumatera Air Lines, Shipping Lines Sumetera, Rail Way Sumatera dan program lainnya.
Dari beberapa rencana program tersebut, kata Mendagri, hanya pembangunan jembatan Selat Sunda yang menghubungkan Sumatera dan Pulau Jawa yang sudah diakomodir dan menjadi rencana pembangunan nasional. (dian alhadi/fjr)
Berita Terkait
Dibaca: 372 kali - 0 Komentar :
Isi Komentar :